Searching...
Minggu, 25 Januari 2015

Cerita Motivasi Tentang Kesuksesan : Jebakan Pisang

Sebuah Cerita Motivasi Tentang Kesuksesan yang Insya Allah akan memberikan hikmah luar biasa jika kita bisa menerima inti dari hikmahnya dan mengaplikasikannya dalam hidup kita.

Cerita dimulai ...

Tersebutlah ada seekor monyet yang hidup di benua afrika. Musim kurang bagus, sehingga makan sulit untuk di dapat. Si monyet berkeliling mencari makanan ke berabagai tempat, kadang menemukan kadang tidak.

Sampai ke sebuah tempat, dia melihat sebuah pisang dalam sebuah wadah. Begitu menggiurkan, pisangnya sudah kuning dan besar. Pastinya enak untuk dimakan.
Si monyet pun menghampirinya, semakin dekat semakin


jelas, bahwa pisang itu benar-benar pisang yang sudah matang dan harus sekali baunya. Namun ada yang aneh, pisang itu berada dalam sebuah wadah.
Si monyet pun mecari cara, dan akhirnya dia menemukan sebuah lubang. Aha,..
ini dia cara mengambil pisang itu, pikirnya.

Tanpa pikir panjang, dia pun memasukan tangannya untuk mengambil pisang tersebut.
Namun apa yang terjadi, tangannya sulit di keluarkan. Dia tidak bisa mengeluarkan tangannya yang sedang mengenggam sebuah pisang. Dia mencoba berkali-kali menarik tangannya, namun tidak bisa terlepas.

Si monyet terus berkata, "saya ingin pisang ini, saya lapar". Sambil terus menarik narik tangannya. Namun tidak juga terlepas. Dan kejadian ini terus berlangsung, sampai datang beberapa orang manusia yang menangkapnya.

Kasihan....

Hikmah Cerita

Dalam hidup ini, kebanyakan kita cenderung bergantung pada sesuatu atau seseorang dan menolak unutuk melepaskannya. Kita Kemudian meyakinkan diri kita bahwa kita memang membutuhkannya, tidak bisa lepas, bahkan tidak bisa hidup tanpa orang atau benda ini.

Tentu saja, bukan hanya benda atau orang, ketergantungan manusia juga bisa kepada berbagia kayakinan dan kebiasaanya. Dia tidak mau untuk melepaskan keyakinan tertentu, padahal keyakinan itu sebenarnya membatasi hidup dia.

Kita terus memegang pada apa yang kita miliki, pada keyakinan keliru dan pada kebiasaan fisik yang buruk. Masalahnya adalah hal tersrbut kita anggap aman, pasti, dan sudah biasa.

Si monyet dalam waktu lama terus memegang pisang, sebab pisang tersebut sudah ada di depan mata. Dia tidak mau melepaskan pisang, sebab dia tidak melihat pisang yang lain. Dia anggap, pisang yang ada di depan dia adalah nyata, pasti, dan mudah (sudah digenggaman).

Coba saja, jika seandainya mau melepaskan pisang itu, kemudian mau berusaha lagi. Mungkin, peluangnya lebih besar, untuk mendapatkan makanan lain yang justru aman bagi dia.

Apakah Anda masih berfikir mencari yang pasti pasti saja? Apakah Anda berfikir hanya mencari yang aman saja? Apakah Anda masih berfikir mencari yang mudah dan biasa saja?

Itulah pisang yang ada di genggaman Anda, Anda bisa terjebak dan kita tidak akan pernah kemana-mana. Mungkin nasib Anda tidak akan seperti monyet yang ditangkap manusia, namun Anda akan termakan waktu hidup dalam jebakan.

Ya, jebakan itu adalah yang biasa kita sebut zona nyaman. Lepaskan diri dari zona nyaman, agar Anda bisa memasuki zona sukses. Akan tidak akan pernah bisa mencapai zona sukses tanpa meninggalkan zona nyaman. Seperti Anda tidak akan pernah menggapai pulau baru jika tidak mau meninggalkan pulau lama.

0 comments:

Posting Komentar

 
Back to top!