Henry Gunawan

Berbagi untuk bersama

Advertisement

Post Page Advertisement [Top]



Pertama kali saya belajar bahasa jerman itu tahun 2015 akhir, saya tertarik akan bahasa jerman ini karena saya teman saya yang kuliah sastra jerman di universitas padjajaran bandung, saya iseng iseng coba belajar dan beli buku dan kamusnya, buku yang saya beli waktu itu bukunya Paul Coogle, mungkin bisa saya share disini apa aja si dasar-dasar bahasa jerman, mari kita mulai.

Bunyi Konsonan:
Bunyi
Padanan dalam bahasa Indonesia
Contoh kata bahasa Jerman
c
Berbunyi seperti k dalam kemah
Campingplatz
ch
Dilafalkan seperti kh dalam khas
Tuch
j
Berbunyi seperti y dalam ya
Ja
q
Berbunyi seperti ku dalam kualitas
Qualität
s
Berbunyi seperti z dalam zona
Sohn
w
Bunyi w lemah
Wie
x
Berbunyi seperti ks dalam faksimile
Fax
y
Berbunyi seperti y dalam yen
Yen
z
Berbunyi seperti c dalam cair
Zeitung
β
Berbunyi ss
Straβe
sch
Diucapkan sy seperti syukur
Schuh

Bunyi Konsonan dalam akhir kata:
Bunyi
Padanan dalam bahasa Indonesia
Contoh kata bahasa Jerman
b
Diucapkan p
halb
d
Diucapkan t
Hund
g
Diucapkan k
Tag
ig
Diucapkan ih
fertig
s
Diucapkan s (bukan z)
Haus

Bunyi vokal:
Bunyi
Padanan dalam bahasa Indonesia
Contoh kata bahasa Jerman
ä
Terdengar seperti eh/ey
Mädchen
ö
Bersuara e dengan mulut o
schön
ü
Bersuara i dengan mulut u
fünf
äu
Diucapkan oi
Fräulein
eu
Diucapkan oi
Freund
ei
Diucapkan ai
Drei
ie
Diucapkan ii
Vier
e (akhir)
Diucapakan seperti e dalam besar
Danke

Salam dan Ungkapan dasar dalam bahasa Jerman:
Guten Morgen
(Guten Morgen)
Selamat pagi
Guten Tag
(Guten Tak)
Selamat siang – salam secara umum
Guten Abend
(Guten Abent)
Selamat sore
Guten Nacht
(Guten Nakht)
Selamat malam – saat akan tidur
Grüß dich
(Griuss dikh)
Salam yang banyak diucapkan anak muda yang bisa berarti “apa kabar?”
Auf Wiedersehen
Auf Wiidrseyen
Sampai jumpa (formal)
Bis bald
Bis balt
Sampai jumpa (informal)
Tschüs
Cyus
Sampai jumpa (informal antar teman)
Herr, Frau
Heer, Frau
Tuan, Nyonya
Willkommen
Wilkoomn (bunyi W lemah)
Selamat datang
Ich bin . . .
Ikh bin . . .
Saya adalah . . .
Sind Sie . . .?
Zind Zii . . .?
Apakah anda . . .?
freut mich
froit mikh
Senang berkenalan denganmu
danke
danke
Terima kasih
bitte
bite
silahkan
ja
ya
Ya
nein
nain
Tidak
Wie geht es Ihnen?
Wii geet es iinen?
Apa kabar (formal)
Es geht miir gut
Es geet miir guut
Baik-baik saja
Auch gut
Aukh guut
Baik juga
Nicht so gut
Niht zoo guut
Tidak terlalu baik

Abjad dan Umlaut

Berikut cara membaca urutan abjad latin dalam bahasa Jerman:
a – be – ce – de – e – ef – ge – ha – i – yot – ka – el – em – en – o – pe – ku – er – es – t – u – fau – ve – x – uepsilon – tset
Mirip kan? Hanya yang berhuruf tebal saja yang berbeda. Itu pun berbeda pengucapan hurufnya, tapi bila sudah ada di dalam kata, bunyinya akan sama dengan bahasa kita.


Contoh:
Qualität – dibaca: kualitet
variabel – dibaca: fariabel
Januar – dibaca: Yanuar
Wolf – dibaca: Volf
Zebra – dibaca: Tsebra
Typ – dibaca: tüp (ü lihat penjelasan di bawah)
Tapi ada tambahan huruf lagi dalam bahasa Jerman, yaitu umlaut:
ä (a umlaut), biasa juga ditulis dengan ae
ö (o umlaut), biasa juga ditulis dengan oe
ü (u umlaut), biasa juga ditulis dengan ue
Nah ini yang susah. Susah untuk menuliskan bagaimana ketiga huruf umlaut itu dibaca. Harus mendengar dan melihat langsung. Tapi kira-kira begini:
ä – pengucapannya mirip dengan pengucapan e
ö – pengucapannya antara mengucapkan o dan u (mulutnya mancung ya…)
ü – pengucapannya antara mengucapkan u dan e (mulutnya mancung ya…)
Masih ada satu huruf lagi: ß (eszett). Ini cara membacanya gampang. Jangan panik dulu melihat bentuknya. Membacanya seperti membaca huruf s yang ‘tajam/tebal’ atau double s – ss.

Contoh: Grüßen dibaca: Gruessen.

Lalu ada lagi gabungan beberapa huruf yang sering dipakai dalam bahasa Jerman:
äu – dibaca oi/oy
ch – dibaca kh tebal
ck – dibaca k
ei – dibaca ai
eu - dibaca oi/oy
ie – dibaca i panjang
spst – bila diawal kata dibaca dengan s seperti syin atau sh atau sy; bila ditengah dibaca tipis seperti biasa
sch – membacanya juga seperti s pada syin atau sh atau sy.
Masih ada lagi beberapa huruf yang sering ditulis berdekatan. Tapi cara membacanya biasa saja seperti bahasa Indonesia.
Misalnya: Pf dalam Pfau (merak) dibaca Pfau seperti biasa.
Kasus lain:
– pengucapan huruf h. Bila huruf h terdapat di tengah kata, maka h ‘tidak dibaca’, tapi membaca a nya agak panjang aa.
Contoh: Mahnung – dibaca Manung.

- pengucapan huruf s. Bila huruf s diikuti vokal, maka dibaca z.

Contoh: Sonne – dibaca Zonne

- -ig. Bila ig terletak di akhir kata, maka dibaca ih.

Contoh: billig – dibaca billih

Sebetulnya masih ada lagi, yaitu akhiran -en, pada kata kerja bentuk dasar bahasa Jerman. Akhiran -en, ini biasanya diucapkan tak jelas.

Misalnya: machen – dibaca: mach‘n

Demikian dasar-dasar cara membaca satuan terkecil kata dalam bahasa Jerman. Mudah-mudahan tidak ada yang tertinggal.

Satu catatan: Pada kenyataan sehari-hari kerap terdengar ketakpersisan cara membaca/mengucapkan dari orang-orang native Jerman sekalipun. Hal ini dikarenakan- seperti juga pada semua bahasa di dunia- ‘pengucapan bahasa’ atau pronounciation memang bukanlah ilmu pasti. Ia dipengaruhi oleh dialek, tempat/lokasi, dan juga tingkat pendidikan.

Sebagai penutup berikut ada beberapa contoh sekedar untuk melengkapi:
- Michael Schumacher – dibaca: Mikhael Shumakher
Winter – dibaca: Vinter
Vogel – dibaca: Fogel
- Läufer – dibaca: Loyfer
- meine – dibaca: maine
Europa – dibaca: Oyropa
zurück – dibaca: tsuruek
- Biene – dibaca: Biine
spät – dibaca: shpet
Jaguar – dibaca: Yaguar
- Google – dibaca: Google
- Porsche – dibaca: Porsye
- Dr. Seuss – dibaca: Doktor Soyss


1 komentar:

  1. danke ja admin.
    bener gak kalo struktur katanya begini?

    BalasHapus

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Henry Gunawan