Henry Gunawan

Berbagi untuk bersama

Advertisement

Post Page Advertisement [Top]





Eating routine ketogenik atau consume less calories keto adalah pola makan yang membuat Anda sangat membatasi asupan karbohidrat. Sebagai penggantinya, asupan protein dan lemak diperbanyak. Meski banyak yang bilang kalau abstain from food ketogenik ini cukup ampuh menurunkan berat badan, sebaiknya ketahui dulu bahaya dari eat less carbs ini. Lalu, apa saja bahaya slim down keto yang harus diwaspadai?

Berbagai bahaya consume less calories keto yang mungkin terjadi. sebenarnya abstain from food ketogenik dikhususkan untuk orang yang memiliki gangguan epilepsi. Orang dengan masalah tersebut memang kesulitan untuk mencerna karbohidrat di dalam tubuh, sehingga sangat dibatasi asupannya.

Namun saat ini abstain from food ketogenik justru diadopsi menjadi eat less untuk menurunkan berat badan. Ya, pembatasan karbohidrat yang cukup ketat membuat Anda harus makan protein dan lemak lebih banyak dari biasanya. Bahkan, asupan karbohidrat yang dibolehkan dalam prinsip eat less carbs ini adalah tidak kurang dari 30 persen dari add up to kalori harian.

Tentu saja, menerapkan consume less calories ketogenik bisa mengganggu pencernaan dan fungsi tubuh, bahkan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Berikut adalah bahaya slim down keto yang sebaiknya Anda waspadai.

1. Berat badan turun dengan cepat

Pada dasarnya orang yang melakukan eat less keto memang ingin menurunkan berat badan. Memang penurunan berat badan akan terjadi jika Anda melakukan consume less calories ini. Pasalnya, karbohidrat yang menjadi sumber energi utama sangat sedikit jumlahnya di dalam tubuh. Hal ini yang membuat lama-kelamaan berat badan turun.
Namun jangan senang dulu. Berat badan yang turun ini bukan tanda jika tubuh Anda sehat. Penurunan berat badan ini biasanya tak bertahan lama dan hanya sesaat. Mengapa? Karena pada awalnya memang tubuh kehilangan energi utama dan akhirnya menggunakan lemak sebagai cadangan energi.
Nah, selama Anda menerapkan abstain from food ketogenik, makanan yang Anda makan adalah makanan protein dan berlemak. Ya, semakin banyak lemak yang Anda konsumsi maka kian banyak pula tumpukannya di dalam tubuh. Lama-kelamaan berat badan akan naik lagi.

2. Merasa tidak 'enak' badan

Dalam beberapa minggu pertama, orang yang menjalani count calories keto biasanya akan mengalami gejala influenza. Kondisi ini disebut dengan keto influenza dan akan berlangsung selama beberapa hari. Anda mungkin akan merasakan beberapa gejala, seperti sakit kepala, kelelahan, pilek, dan mual.
Kondisi ini akibat tubuh beradaptasi akibat kehilangan sumber energi utama. Otak juga tidak berfungsi dengan baik karena tidak mendapatkan makanannya, yaitu gula. Maka itu, eat less ini akan menimbulkan sakit kepala, rasa lelah, dan badan terasa tidak enak.

3. Otot menyusut

Ketika tubuh mengalami ketosis, yaitu membakar lemak sebagai energi. Namun hal ini juga bisa menyebabkan Anda kehilangan jaringan lemak dan penyusutan otot. Dikutip dari Women's Health, Victoria Linday, seorang pakar eat less carbs di Washington mengungkapkan bahwa karbohidrat berperan penting dalam membentuk otot.
penyebab kurus tak bisa gemuk Apabila dibantu dengan protein maka expositions pemulihan sel-sel otot yang rusak akan lebih cepat terjadi. Melakukan consume less calories keto mungkin bisa membuat jaringan otot menyusut atau bahkan pecah bila kalori tidak tercukupi.

4. Kadar gula darah turun

Selain itu, adaptasi pada tubuh dengan eat less carbs keto yang dilakukan bisa menimbulkan gejala hipoglikemia, yaitu gangguan kesehatan ketika kadar gula dalam darah di bawah batas typical. Hipoglikemia dapat menyebabkan seseorang jadi sulit konsentrasi, cepat lelah, detak jantung tidak ordinary, gangguan tidur, hingga mengalami sindrom kecemasan.

5. Kram pada kaki

Bahaya slim down keto lainnya adalah kram pada kaki. Ini sering dihubungkan dengan dehidrasi dan kekurangan mineral dalam tubuh, salah satunya natrium. Saat menjalani count calories keto, kadar insulin menjadi sangat rendah sehingga tidak bisa merangsang ginjal untuk mempertahankan natrium. Walaupun ini gangguan sederhana, rasa kram bisa sangat mengganggu.

6. Gangguan pencernaan

Efek samping umum yang sering terjadi akibat slim down keto adalah gangguan pencernaan, seperti perut kembung, sering buang gas, atau sembelit. Ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan cukup serat dari buah, biji-bijian, dan sayur tertentu. Pada beberapa kasus, ada juga yang mengalami diare.

7. Bau mulut

Saat menjalani abstain from food keto, tubuh yang mengolah keton (zat yang dihasilkan dari metabolisme lemak) meningkatkan aseton dalam darah, keringat, urin, dan juga melalui napas Anda. Utamanya ini akan menyebabkan bau pada mulut.
Maka itu, jika Anda berniat untuk melakukan abstain from food ketogenik ini sebaiknya konsultasikan pada dokter dan ahli gizi. Hal ini untuk mencegah bahaya consume less calories keto terjadi pada Anda. Dengan begitu, tim medis akan mengetahui kondisi pasti dan slim down yang tepat untuk Anda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Henry Gunawan